.::ASSALAMUALAIKUM WR.WB. SELAMAT DATANG DI PRAMANDHA'S BLOG. SEMOGA DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA. JANGAN LUPA ISI KOMENTAR ATAU PESAN ANDA. TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA WASSALAMUALAIKUM WR.WB.::. Pramandha Sosiawan Nugroho: tugas
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tugas. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2009

...BELAJAR ALPRO C++...

Memasukan 10 angka...
mana ya angka yang terbesar????
pake nie ya..

-------------------------------------------------------------------
#include
#include

main(){
int x[10];
int max,i,j;

for(i=0; i<10;i++){
printf("masukan angka ke-%d=",i);
scanf("%d",&x[i]);
}
printf("\n\nDari :\n");
for(i=0; i<10;i++){
printf("%d\n",x[i]);
}
max=x[0];
for(i=0;i<10;i++){
for(j=1;j<10;j++){
if(max>x[j]){
max=max;
}else{
max=x[j];
}
}
}
printf("nilai terbesar=%d\a\a",max);
getche();
}
------------------------------------------------------------------
NB. NIE PAKE FOR LHO!!
Baca Selanjutnya...

Kamis, 22 Oktober 2009

CD-ROM



CD-ROM


CD-ROM(Compact Disc, read-only-memory) adalah sebuah adaptasi dari CD yang dirancang untuk menyimpan data komputer dalam bentuk teks dan grafik, serta hi-fi suara stereo. Format data asli standar didefinisikan oleh Philips dan Sony pada tahun 1983. Buku kuning. Standar lain yang digunakan bersama-sama dengan itu untuk menentukan struktur direktori dan file, termasuk ISO 9660, HFS (Hierarchal File System, untuk Macintosh komputer), dan Hybrid HFS-ISO. Format dari CD-ROM adalah sama seperti untuk audio CD: CD standar adalah 120 mm (4,75 inci) dengan diameter dan 1,2 mm (0,05 inci) tebal dan terdiri dari substrat plastik polikarbonat (bertapak - ini adalah tubuh utama dari disk), satu atau lebih tipis reflektif logam (biasanya aluminium) lapisan, dan lapisan lacquer.



Spesifikasi Buku Kuning begitu umum bahwa ada ketakutan dalam industri yang tidak cocok dan kepemilikan beberapa format akan dibuat. Untuk mencegah kejadian seperti itu, perwakilan dari pemimpin industri bertemu di High Sierra Hotel di Lake Tahoe untuk berkolaborasi pada standar umum. Julukan Sierra Tinggi Format, versi ini kemudian diubah menjadi ISO 9660. Hari ini, CD-ROM yang standar dan akan bekerja dalam setiap standar CD-ROM. CD-ROM drive juga dapat membaca CD audio untuk musik, CD player meskipun tidak dapat membaca CD-ROM disc.


  • CD-ROM Penyimpanan Data

Meskipun media dan disk drive dari CD dan CD-ROM tersebut, pada prinsipnya sama, ada perbedaan dalam cara penyimpanan data yang terorganisir. Dua sektor baru didefinisikan, Mode 1 untuk menyimpan data komputer dan Mode 2 untuk kompresi audio atau video / data grafis.

  • CD-ROM Mode 1

CD-ROM Mode 1 adalah mode yang digunakan untuk CD-ROM yang membawa data dan aplikasi hanya. Agar dapat mengakses ribuan file data yang mungkin terdapat pada CD jenis ini, tepat berbicara diperlukan. Data disusun dalam cara yang hampir sama seperti yang audio disk: data disimpan dalam sektor (addressable terpisah terkecil blok informasi), yang masing-masing memegang 2.352 byte data, dengan tambahan jumlah byte yang digunakan untuk mendeteksi kesalahan dan koreksi, serta struktur kontrol. Untuk modus 1 CD-ROM penyimpanan data, sektor-sektor yang lebih rusak, dan 2.048 digunakan untuk data yang diharapkan, sementara yang lain adalah 304 byte ekstra ditujukan untuk deteksi dan koreksi kesalahan kode, karena CD-ROM yang tidak toleran seperti audio kesalahan CD. Ada 75 sektor per detik pada disk, yang menghasilkan kapasitas cakram 681.984.000 byte (650MB) dan satu kecepatan transfer rate 150 kbps, dengan tarif lebih tinggi untuk cepat CD-ROM drive. Kecepatan drive dinyatakan sebagai kelipatan dari satu kecepatan transfer rate, sebagai 2X, 4X, 6X, dan seterusnya. Sebagian besar mendukung drive CD-ROM XA (Extended Arsitektur) dan Photo-CD (termasuk beberapa sesi cakram).

  • CD-ROM Mode 2

CD-ROM Mode 2 digunakan untuk kompresi audio / video informasi dan hanya menggunakan dua lapisan deteksi dan koreksi kesalahan, sama seperti CD-DA. Oleh karena itu, semua 2.336 byte data di belakang dan header sync byte adalah untuk data pengguna. Meskipun sektor dari CD-DA, CD-ROM Mode 1 dan Mode 2 adalah ukuran yang sama, jumlah data yang dapat disimpan bervariasi karena penggunaan sinkron dan header byte, koreksi dan deteksi kesalahan. Mode 2 Format yang menawarkan metode fleksibel untuk menyimpan gambar dan video. Hal ini memungkinkan berbagai jenis data yang akan dicampur bersama-sama, dan menjadi dasar untuk CD-ROM XA. Mode 2 dapat dibaca oleh CD-ROM normal drive, dalam hubungannya dengan driver yang sesuai.

  • Data Encoding and Reading

CD-ROM, seperti CD lain adaptasi, data telah disandikan dalam lagu spiral awal di pusat dan berakhir di tepi terluar disc. Lagu spiral memegang sekitar 650 MB data. Itu sekitar 5,5 milyar bit. Jarak antara dua deret lubang-lubang, yang diukur dari pusat satu lagu ke pusat lagu berikutnya disebut sebagai lagu lapangan. Trek lapangan dapat berkisar 1,5-1,7 mikron, tetapi dalam banyak kasus adalah 1,6 mikron.

Constant Linear Velocity (CLV) adalah prinsip yang digunakan untuk membaca data dari CD-ROM. Kepala sekolah ini menyatakan bahwa kepala baca ha rus berinteraksi dengan melacak data dengan laju yang konstan, apakah itu mengakses data dari dalam atau bagian terluar dari disk Hal ini dipengaruhi dengan memvariasikan kecepatan rotasi dari disk, dari 500 rpm di pusat, sampai 200 rpm di luar. Dalam CD musik, data yang dibaca secara berurutan, sehingga kecepatan rotasi tidak menja di masalah. CD-ROM, di sisi lain, harus dibaca dalam pola acak, yang membutuhkan kecepatan rotasi terus-menerus bergeser. Jeda dalam fun gsi membaca terdengar, dan beberapa drive lebih cepat dapat cukup berisik karena itu.




CD-DRIVER
Baca Selanjutnya...

Selasa, 29 September 2009

Ciri Ciri Usaha UMKM


PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI UMKM

Usaha Mikro

Pengertian usaha mikro

Usaha Mikro sebagaimana dimaksud menurut Keputusan Menteri Keuangan No.40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003, yaitu usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia dan memiliki hasil penjualan paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per tahun. Usaha Mikro dapat mengajukan kredit kepada bank paling banyak Rp.50.000.000,-.

Ciri-ciri usaha mikro

  • Jenis barang/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti;
  • Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat;
  • Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha;
  • Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai;
  • Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah;
  • Umumnya belum akses kepada perbankan, namun sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank;
  • Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.

Contoh usaha mikro

  • Usaha tani pemilik dan penggarap perorangan, peternak, nelayan dan pembudidaya;
  • Industri makanan dan minuman, industri meubelair pengolahan kayu dan rotan,industri pandai besi pembuat alat-alat;
  • Usaha perdagangan seperti kaki lima serta pedagang di pasar dll.;
  • Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  • Usaha jasa-jasa seperti perbengkelan, salon kecantikan, ojek dan penjahit (konveksi).

Dilihat dari kepentingan perbankan, usaha mikro adalah suatu segmen pasar yang cukup potensial untuk dilayani dalam upaya meningkatkan fungsi intermediasi-nya karena usaha mikro mempunyai karakteristik positif dan unik yang tidak selalu dimiliki oleh usaha non mikro, antara lain :

  • Perputaran usaha (turn over) cukup tinggi, kemampuannya menyerap dana yang mahal dan dalam situasi krisis ekonomi kegiatan usaha masih tetap berjalan bahkan terus berkembang;
  • Tidak sensitive terhadap suku bunga;
  • Tetap berkembang walau dalam situasi krisis ekonomi dan moneter;
  • Pada umumnya berkarakter jujur, ulet, lugu dan dapat menerima bimbingan asal dilakukan dengan pendekatan yang tepat.

Namun demikian, disadari sepenuhnya bahwa masih banyak usaha mikro yang sulit memperoleh layanan kredit perbankan karena berbagai kendala baik pada sisi usaha mikro maupun pada sisi perbankan sendiri.

Usaha Kecil

Pengertian usaha kecil

Usaha Kecil sebagaimana dimaksud Undang-undang No.9 Tahun 1995 adalah usaha produktif yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun serta dapat menerima kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Ciri-ciri usaha kecil

  • Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah;
  • Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah;
  • Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha;
  • Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP;
  • Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha;
  • Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal;
  • Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.

Contoh usaha kecil

  • Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
  • Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
  • Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
  • Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  • Koperasi berskala kecil.

Usaha Menengah

Pengertian usaha menengah

Usaha Menengah sebagaimana dimaksud Inpres No.10 tahun 1998 adalah usaha bersifat produktif yang memenuhi kriteria kekayaan usaha bersih lebih besar dari Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak sebesar Rp10.000.000.000,00, (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha serta dapat menerima kredit dari bank sebesar Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) s/d Rp.5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).

Ciri-ciri usaha menengah

  • Pada umumnya telah memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, lebih teratur bahkan lebih modern, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi;
  • Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur, sehingga memudahkan untuk auditing dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankan;
  • Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada Jamsostek, pemeliharaan kesehatan dll;
  • Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin tetangga, izin usaha, izin tempat, NPWP, upaya pengelolaan lingkungan dll;
  • Sudah akses kepada sumber-sumber pendanaan perbankan;
  • Pada umumnya telah memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik.

Contoh usaha menengah

Jenis atau macam usaha menengah hampir menggarap komoditi dari hampir seluruh sektor mungkin hampir secara merata, yaitu:

  • Usaha pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan skala menengah;
  • Usaha perdagangan (grosir) termasuk expor dan impor;
  • Usaha jasa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), garment dan jasa transportasi taxi dan bus antar proponsi;
  • Usaha industri makanan dan minuman, elektronik dan logam;
  • Usaha pertambangan batu gunung untuk kontruksi dan marmer buatan.

Kriteria Jenis Usaha Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja

Kriteria jumlah karyawan berdasarkan jumlah tenaga kerja atau jumlah karyawan merupakan suatu tolak ukur yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menilai usaha kecil atau besar, sebagai berikut :


Sumber : http://usaha-umkm.blog.com/2008/08/05/

Baca Selanjutnya...

Rabu, 23 September 2009

TUGAS LIBURAN

GAMBAR 1

Pseudocode: Algoritma genap_bukan

Kamus data

Angka: long

Begin

Output (“Masukkan sebuah bilangan!”)

Input (Angka)

If angka mod2=0

then

Output (“Angka adalah bilangan genap” )

End



GAMBAR 2

Pseudocode: Algoritma Genap_Ganjil

Kamus data

Angka: long

Begin

Output (“Masukkan bilangan genap”)

Input (Angka)

If angka mod2=0

then

Output (“Angka adalah bilangan genap”)

Else output (“Angka adalah bilangan ganjil”)

End


GAMBAR 3

Pseudocode: Algoritma Genap_Positif

Kamus data

Angka: long

Begin

Output (“Masukkan sebuah bilangan! )

Input (Angka)

If angka mod2=0

Then

If angka>0

Then output (”Angka adalah bilangan genap dan bilangan positif”)

Else output (“Angka adalah bilangan genap dan bilangan negatif”)

Else

If angka>0

Then output (“Angka adalah bilangan ganjil dan bilangan positif “)

Else output (“Angka adalah bilangan ganjil dan bilangan negatif”)

End



C++ nya bingung.?!?!?

Baca Selanjutnya...
 

Jadi Sahabat yuk..

WHO AM I ??

Foto saya
Seorang Mahasiswa perguruan tinggi swasta bidang IT di bandung yang sedang menjalani sisa hidupnya. . karakter agak sedikit nyeleneh,, gokil,, gag bisa diem orangnya.. berdedikasi dalam cinta Indonesia dan Cinta Ibu tersayang.. LOVE U MOM...

Pramandha Sosiawan Nugroho Copyright © 2009 WoodMag is Designed by Ipietoon for Free Blogger Template